Pantai Teleng Ria merupakan lautan yang menjorok ke darat atau biasa disebut teluk. Pantainya diapit oleh dua dataran tinggi yang merupakan bagian dari pegunungan kapur Selatan yang membujur dari Gunung Kidul ke Trenggalek, menghadap Samudera Indonesia. Kendati pantai ini disinari matahari yang terik, namun udaranya masih terasa sejuk layaknya hembusan angin pegunungan.

Untuk masuk ke kawasan pantai ini harus membayar tiket Rp.5000,-/org dan Rp.2000,-/kendaraan Rp.10.000,- untuk bis. Masuk kawasan pantai terdapat banyak warung yang menjual beraneka macam makanan maupun cenderamata.

Jika ingin menginap tersedia juga penginapan berupa cottage di sekitar pantai dengan harga yang relatif murah. Tidak hanya itu, di sekitar pantai kita juga bisa membeli berbagai macam ikan segar hasil tangkapan para nelayan. Menariknya kita bisa request olahan makanan dari ikan tersebut. Kalau tidak mau repot disediakan juga makanan olahan ikan yang sudah jadi dan kita tinggal makan. Harganya memang terbilang cukup mahal sih untuk membeli makanan olahan ini.

Mengunjungi pantai ini dijamin tidak menyesal apalagi pecinta surfing. Ombaknya yang cukup besar sehingga sering dipasang larangan untuk tidak berenang di titik tertentu. Apalagi antara bulan Juni – Agustus pantai Teleng Ria menjadi tempat migrasi kelompok ubur-ubur, namun kita perlu hati-hati karena bisa tersengat oleh ubur-ubur tersebut.