Tak bisa dipungkiri bahwa pacitan adalah surgany wisata pantai, karena banyak Pantatai yang tersebar diwilayah selatan Provinsi Jawa Timur ini. Tetapi yang menjadi masalah adalah belum ada pengelolaan dan perwatan obyek wisata Pantai itu sehingga terkesan kumuh dan banayak smapah. Hal itu terlihat di salah satu pantai yang ada di Pacitan, yaitu Pantai Pancer Door. Tampak sampah kayu, bambu, dan plastik yang berserakan membuat Pantai Pancer Door terlihat kumuh. Sehingga dengan kondisi semacam itu, muncul kesan pihak Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Pacitan selaku pengelola pantai membiarkan sampah menggunung.
Tumpukan beragam jenis sampah terlihat di ujung timur pantai yang berdekatan dengan muara sungai. Selain kondisi yang kumuh, suasana diperparah dengan tidak adanya fasilitas untuk duduk maupun toilet.

Hendri Gepeng, seorang pengawas pantai menuturkan, selama ini belum ada tenaga bersih-bersih sampah di tepi pantai. Akibatnya, limbah dari sungai yang naik ke daratan dibiarkan saja. Upaya membersihkan sampah selama ini mengandalkan sukarelawan muda yang tergabung dalam komunitas surfing untuk turun tangan. Selain limbah yang terbawa ombak, kata dia, pengunjung ikut andil membuang sampah sembarangan. Apalagi, hanya terdapat satu bak sampah di lokasi ujung pantai yang juga berasal dari sumbangan komunitas surfing. Hendri berharap pihak pihak terkait sudi menyediakan tempat sampah.

Menurut dia, sampah plastik dapat mengganggu keseimbangan ekositem. Sebab, plastik tidak dapat segera terurai oleh tanah. Sebaliknya itu, Kepala Disbudparpora M. Fathony menegaskan sampah di tepi pantai itu tidak membahayakan lingkungan. Sebab, kebanyakan berupa kayu dan bambu yang bisa terurai. Selain itu, juga diambil oleh sebagian warga untuk dipakai kayu bakar. Disinggung tentang penambahan fasilitas di kawasan Pantai Pancer Door, dia menyatakan belum dapat merealisasikan dalam waktu dekat. Sebab, retibusi yang masuk belum memenuhi target pendapatan asli daerah di lokasi wisata tersebut.

Referensi : radarmadiun